Minggu, 31 Mei 2015

Makalah Tentang Inisiasi Menyusui Dini



INISIASI MENYUSUI DINI
Makalah Tentang Inisiasi Menyusui Dini


1.1  Pengertian Inisiasi Menyusui Dini
Inisiasi menyusui dini adalah proses membiarkan bayi dengan nalurinya sendiri dapat menyusu segera dalam satu jam pertama setelah lahir, bersamaan dengan kontak kulit antara bayi dengan kulit ibu. Bayi dibiarkan setidaknya selama satu jam di dada ibu sampai dia menyusu sendiri (Roesli, 2007).
Prinsip menyusu / pemberian ASI adalah dimulai sedini mungkin dan secara eksklusif segera setelah bayi lahir dan tali pusat diikat. Letakkan bayi tengkurap di dada ibu dengan kulit bayi bersentuhan langsung ke kulit ibu. Biarkan kontak kulit ke kulit ini berlangsung selama 1 jam atau lebih, bahkan sampai bayi dapat menyusu sendiri. Bayi diberi topi dan diselimuti selama proses IMD dilakukan (APN, 2008: 131).

1.2  Manfaat Inisiasi Menyusui Dini untuk Bayi
1.2.1        Makanan dengan kualitas dan kuantitas optimal. Mendapat kolostrum segera, disesuaikan dengan kebutuhan bayi
1.2.2        Segera memberikan kekebalan pasif pada bayi (imunoglogulin). Kolostrum adalah imunisasi pertama bagi bayi
1.2.3        Meningkatkan kecerdasan
1.2.4        Membantu bayi mengkoordinasikan kemampuan hisap, telan dan nafas
1.2.5        Meningkatkan jalinan kasih sayang ibu-bayi
1.2.6        Mencegah kehilangan panas

1.3  Keuntungan Kontak Kulit dengan Kulit untuk Bayi
  1. Optimalisasi fungsi hormonal ibu dan bayi
  2. Kontak kulit ke kulit dan IMD akan;
a.       Menstabilkan pernafasan
b.      Mengendalikan temperatur tubuh bayi
c.       Memperbaiki atau mempunyai pola tidur yang lebih baik
d.      Mendorong keterampilan bayi untuk menyusu yang lebih cepat dan lebih efektif
e.       Meningkatkan kenaikan berat badan
f.       Meningkatkan hubungan psikologis antara ibu dan bayi
g.      Bayi tidak terlalu banyak menangis selama satu jam pertama
h.      Manjaga kolonisasi kuman yang aman dari ibu didalam perut bayi, sehingga memberikan perlindungan terhadap infeksi
i.        Bilirubin akan cepat lebih normal dan mengeluarkan mekonium lebih cepat, sehingga menurunkan kejadian ikterus BBL.
Keuntunan kontak kulit dengan kulit untuk ibu
Merangsang produksi oksitosin dan prolaktin pada ibu
1.      Oksitosin
a.       Stimulasi kontraksi uterus dan menurunkan resiko perdarahan pasca persalinan
b.      Merangsang pengeluaran kolostrum dan meningkatkan prodoksi ASI
c.       Keuntungan dan hubungan mutualistik ibu dan bayi
d.      Ibu menjadi lebih tenang, fesilitasi kelahiran placenta dan
pengalihan rasa nyeri dari berbagai prosedur pasca persalinan lainnya
2.      Prolaktin
a.       Meningkatkan produksi ASI
b.      Membantu ibu mengatasi stres terhadadap berbagai rasa kurang nyaman
c.       Memberi efek relaksasi pada ibu setelah bayi selesai menyusu
d.      Menunda ovukasi

1.4  Langkah-langkah Melakukan Inisiasi Menyusui Dini
Berikut ini adalah langkah-langkah melakukan inisiasi menyusui
dini yang dianjurkan:
1.4.1        Begitu lahir, bayi diletakkan diperut ibu yang sudah dialasi kain kering.
1.4.2        Keringkan seluruh tubuh bayi termasuk kepala, kecuali kedua tangannya.
1.4.3        Tali pusat dipotong, lalu diikat.
1.4.4        Vernix (zat lemak putih yang melekat ditubuh bayi) sebaiknya tidak dibersihkan karena zat ini membuat nyaman kulit bayi.
1.4.5        Tanpa dibedong bayi langsung ditengkurapkan di dada atau perut ibu dengan kontak kulit bayi dan kulit ibu, tidak perlu kawatir bayi kedinginan.

Menurut penelitian Niels Bergman dari Afrika Selatan, kulit dada ibu yang melahirkan satu derajat lebih panas dari ibu yang tidak melahirkan. Jika bayinya kedinginan, suhu kulit ibu otomatis naik dua derajat untuk menghangatkan bayi. Jika bayi kepanasan, suhu kulit ibu otomatis turun satu derajat untuk mendinginkan bayinya. Kulit ibu bersifat termoregulator atau termalsinclony bagi suhu bayi. Akan tetapi jika diperlukan bayi diberikan topi untuk mangurangi pengeluaran penas dari kepalanya (Atikah Proverawati dkk, 2010: 52-53).