Beberapa Cara Pengelolaan Sekolah Inklusi




Beberapa Cara Pengelolaan Sekolah Inklusi


A.    Tata Laksana Sekolah Inklusi
Pengelolaan sering disebut dengan istilah manajemen atau administrasi yaitu segala usaha bersama untuk mendayagunakan sumber-sumber, baik personal maupun material secara efektif dan efisien guna menunjang tercapainya tujuan pendidikan di sekolah secara optimal.
Berdasarkan tugas pokoknya pengelolaan mempunyai tugas dan fungsi sebagai :
  1. Merencanakan
  2. Mengorganisasikan
  3. Mengarahkan
  4. Mengkoordinasikan
  5. Mengawasi
  6. Mengevaluasi
Ruang lingkup manajemen atau pengelolaan sekolah meliputi :
·         Input sekolah
·         Kurikulum
·         Tenaga kependidikan
·         Sarana dan prasarana
·         Dana
·         Lingkungan
·         Kegiatan belajar mengajar

Pengelolaan Kesiswaan
Penerimaan siswa baru pada sekolah inklusi hendaknya memberikan peluang atau kesempatan pada anak luar biasa untuk dapat diterima dan mengikuti pendidikan di sekolah inklusi terdekat. Untuk tahap awal agar memudahkan pengelolaan kelas seyogyalah setiap kelas inklusi dibatasi tidak lebih dari dua jenis anak yang membutuhkan pendidikan khusus dan jumlah keduanya tidak lebih dari 5 anak. Manajemen (pengelolaan) bertujuan untuk mengatur berbagai kegiatan kesiswaan agar kegiatan belajar mengajar di sekolah berjalan lancar, tertib serta mencapai tujuan yang diinginkan. Pengelolaan kesiswaan meliputi :
·         Penerimaan siswa baru termasuk dalamnya aspek identifikasi dan asesmen.
·         Program bimbingan dan konseling.
·         Pengelompokkan belajar siswa.
·         Kehadiran siswa.
·         Mutasi siswa.
·         Papan statistic siswa.
·         Buku induk siswa.

Pengelolaan Kurikulum
Kurikulum yang digunakan pada sekolah inklusi adalah kurikulum anak normal (regular) yang disesuaikan (modifikasi sesuai) dengan kemampuan awal dan karakteristik siswa. Modifikasi dapat dilakukan dengan cara :
·         Modifikasi alokasi waktu.
·         Modifikasi isi / materi.
·         Modifikasi proses belajar mengajar.
·         Modifikasi sarana dan prasarana.
·         Modifikasi pengelolaan kelas.

Pengelolaan Tenaga Kependidikan
Tenaga pendidik yang terlibat pada sekolah inklusi meliputi guru kelas, guru mata pelajaran, guru pembimbing khusus. Kekhasan pengelolaan pada sekolah inklusi adalah dalam pengaturan pembagian tugas dan pola kerja antar tenaga kependidikan khususnya antara guru regular dengan guru pembimbing khusus dalam memberikan pelayanan khusus bagi siswa yang membutuhkan pendidikan khusus.

Pengelolaan Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang dibutuhkan pada sekolah inklusi sesuai dengan jenis kelainan dan kebutuhan siswa.

Pengelolaan Keuangan / Dana
Pada sekolah inklusi perlu dialokasikan dana khusus yang antara lain berguna untuk :
  1. Kegiatan identifikasi input siswa.
  2. Modifikasi kurikulum.
  3. Insentif bagi tenaga kependidikan yang terlibat.
  4. Pemberdayaan peran serta masyarakat.
  5. Pelaksanaan belajar mengajar.

0 Response to "Beberapa Cara Pengelolaan Sekolah Inklusi"

Poskan Komentar