Makalah Lengkap Tentang Internet


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Dimana saja teman-teman membaca saat ini, sulit untuk menghindar dari informasi atau tulisan tentang teknologi informasi dan internet. Hal ini tidak hanya terjadi di Negara Amerika sana tetapi di Indonesia juga. Surat kabar dan majalah dipenuhi dengan cerita sukses dan gagal dari individu dan berbagai lembaga atau perusahaan yang merangkul internet.
Makalah ini kami susun dalam rangka memenuhi tugas teknologi informasi yang diberikan oleh guru kami. Makalah singkat ini juga akan sedikit mengulas manfaat IT dan internet di bidang pendidikan atau bagi pelajar.

1.2  Tujuan
Makalah ini kami susun dengan tujuan menjelaskan kepada teman-teman tentang seputar IT dan internet. Apa itu internet ?, dan apakah manfaatnya.
Sebagai contoh, jika teman-teman mengetahui bahwa akan terjadi sebuah demonstrasi di daerah tertentu, maka teman-teman pasti akan menghindari daerah tersebut. Contoh diatas menunjukkan informasi telah menjadi suatu komoditas yang berharga. Itulah sebabnya kita memiliki situs-situs web yang sangat berguna untuk mendapatkan informasi. Sebelum membahas lebih lanjut, mari kita bahas dulu apa itu yang dimaksud dengan internet?.
Semoga makalah ini dapat berguna bagi teman-teman, akhir kata kami ucapkan terima kasih.
Makalah Lengkap Tentang Internet

BAB II
ISI

2.1  Latar Belakang Internet
Cikal bakal dari internet adalah ARPANET, sebuah jaringan eksperimen milik pemerintah Amerika Serikat berbasis komunikasi data paket yang didirikan di tahun 1969. tujuannya untuk menghubungkan para periset ke pusat-pusat komputer, sehingga mereka bisa bersama-sama memanfaatkan sarana komputer seperti disk space, data base dan lain-lain. Kegiatan ini disponsori oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, bersama lembaga yang dinamakan Advanced Research Projects Agency (ARPA).
Diawal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antar jaringan tetap dapat dilakukan.
Pada mulanya jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tapi lama kelamaan disebut sebagai Internet saja. Di tahun 1986 lahir National Science Foundation Network (NSFNET), yang menghubungkan para periset di seluruh negeri dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika. Pada bulan Maret 1990 ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, Jerman, Kanada dan Jepang segera bergabung. Pada saat ini internet terdiri atas lebih dari 15.000 jaringan yang mengelilingi dunia (70 negara di 7 benua). Sekitar 25 juta orang dapat saling mengirimkan pesan melalui internet dan jaringan-jaringan lain terhubung dengannya. Pemakaiannya sudah bukan murni untuk riset saja, tetapi mencakup kegiatan sosial, komersial (melalui jaringan antar komersial bernama CIX), budaya dan lain-lain.

2.2  Apa Itu Internet
Internet adalah sekumpulan komputer atau server yang saling terhubung satu sama lain melalui berbagai macam media (kabel, radio, satelit, dll). Komputer-komputer tersebut letaknya tersebar di seluruh belahan dunia sehingga memungkinkan terbentuknya suatu jaringan informasi global. Sekumpulan komputer di suatu tempat memiliki jenis dan karakteristik yang tidak sama dengan tempat-tempat lain, namun semuanya dihubungkan oleh suatu protokol standard yang sama yang disebut TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP ini dapat diumpamakan sebagai bahasa yang dimengerti oleh semua jenis komputer yang terhubung ke Internet. Tanpa mengikuti protokol standar ini, komputer kita tidak akan mampu berkomunikasi dengan komputer-komputer lain di internet.
Protokol TCP/IP ini memberikan suatu IP Number (nomor IP) yang unik untuk tiap komputer yang terhubung ke Internet sehingga lalu lintas data di Internet dapat diatur. Untuk memudahkan kita mengingat maka dibuatlah IP Address (alamat IP) sebagai representasi dari normor IP.
Contoh nomor IP : 202.43.253.4
Contoh alamat IP : peter.petra.ac.id
Masing-masing komputer di Internet memiliki kandungan informasi yang bergitu beragam, mulai dari hal-hal yang sepele sampai dengan hal-hal yang serius seperti penelitian. Hal ini memungkinkan terjadinya sharing of resources di Internet.

2.3  Manfaat Internet
Adapun manfaat-manfaat dari internet :
  • Komunikasi
Internet memungkinkan terjadinya komunikasi yang super cepat antara suatu pihak dengan pihak lainnya, tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Hal ini dimungkinkan karena jangkauan internet yang telah meng-global. Asal kita mengetahui alamat seseorang atau suatu lembaga di Internet, kita dapat mengirim informasi kapan saja dan kemana saja di seluruh dunia dalam waktu yang sangat singkat dan cara yang sangat mudah. Internet juga dapat menghemat biaya komunikasi yang harus di keluarkan.
  • Informasi
Seperti telah di singgung diatas, karena begitu banyaknya komputer yang terhubung ke Internet, dimana masing-masing komputer memiliki kandungan informasinya sendiri-sendiri, maka gabungan seluruh informasi di Internet sangatlah luar biasa. Internet merupakan sumber informasi yang melimpah (hampir tanpa batas) yang terus berkembang seiring dengan makin berkembangnya internet itu sendiri.
  • Kolaborasi
Kolaborasi yang dimaksudkan di sini adalah suatu proses menyelesaikan suatu pekerjaan secara bersama-sama (team-work). Anggota tim bisa terdiri dari berbagai macam ahli dari berbagai bidang yang tersebar di berbagai negara di dunia. Internet merupakan media yang sangat membantu suatu kolaborasi yang biasanya terhambat oleh ruang dan waktu. Melalui internet kita dapat melakukan suatu konferensi (conference) dengan berbagai pihak di manapun mereka berada. Kita bahkan dapat mengerjakan suatu pekerjaan secara bersamaan melalui internet.

2.4  Bagaimana Menghubungkan Diri Ke Internet ?
Untuk menghubungkan diri ke internet, kita perlu berlangganan ke suatu Penyedia Jasa Layanan Internet (Internet Service Provider – ISP). ISP dapat dianggap sebagai pintu gerbang untuk menghubungkan diri ke Internet. Kita tinggal mencari ISP yang berlokasi di kota yang sama dimana kita tinggal atau kota terdekat.
Ada 2 (dua) macam cara kita dapat menghubungkan diri ke Internet, yaitu :
  1. Dial-up Connection
Dial-up Connection merupakan koneksi ke Internet yang bersifat sementara. Untuk Dial-up Connection ini yang kita butuhkan adalah :
Ø  Perangkat Keras (Hardware) :
·         Komputer
·         Modem
·         Saluran Telepon
Ø  Perangkat Lunak (Software)
Pada umumnya disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan. Username (login) dan Password: disediakan oleh ISP dimana kita berlangganan, logn tidak dapat diganti sedangkan password dapat kita ganti sendiri secara berkala untuk menjaga keamanan.
Ø  Yang perlu kita lakukan adalah :
·         Berlangganan ke salah satu ISP terdekat.
·         Memasang modem ke komputer kita.
·         Meng-install software Internet yang disediakan oleh ISP.
·         Menghubungkan diri (dial-up) ke ISP.
Setelah komputer kita terhubung ke ISP maka saat itu pula komputer kita sudah terhubung ke Internet dan kita dapat memulai penjelajahan kita di internet. Hubungan kita ke Internet hanya terjalin selama kita mempertahankan koneksi komputer kita ke ISP melalui modem. Begitu kita memutuskan hubungan modem ke ISP maka saat itupula komputer kita terputus dari Internet dan kembali berfungsi sebagai komputer yang biasanya kita gunakan.
Hubungan yang kita lakukan ke ISP adalah hubungan lokal (menggunakan pulsa telepon lokal) namun kita sudah bisa menjelajahi Internet dan mengunjungi tempat-tempat lain di seluruh dunia. Ternyata “kunjungan” kita ke tempat-tempat lain tersebut bersifat maya (tidak nyata) karena kita hanya dapat melihat-lihat informasi yang terkandung di komputer-komputer lain di seluruh dunia yang terhubung ke internet. Karena sifatnya yang maya inilah maka internet dikenal sebagai cyberspace (dunia maya).
Dial-up Connection ini pada umumnya digunakan oleh pribadi-pribadi yang menginginkan untuk mengakses internet dari rumah. Komputer yang digunakan untuk dial-up pada umumnya adalah sebuah komputer tunggal (bukan jaringan komputer).

  1. Dedicated Connection
Dedicated Connection bersifat menetap artinya hubungan ke internet berlangsung selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari setahun, non stop. Jenis koneksi ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan atau institusi-institusi lain dengan jumlah karyawan dan komputer yang cukup banyak. Bila kebutuhan akses internet sudah sangat besar maka adalah tidak efisien untuk menghubungkan masing-masing komputer ke Internet dengan jenis koneksi dial-up. Dapat dibayangkan berapa banyak modem dan saluran telepon yang harus disediakan dan berapa biaya telekomunikasi yang harus ditanggung perusahaan.
Suatu institusi yang menggunakan jenis koneksi ini akan membuat jaringan komputer lokal (Local Area Network – LAN) di lokasinya dan menghubungkan LAN mereka ke Internet Melalui suatu ISP dengan hanya menggunakan 1 (satu) buah modem dan saluran telepon sewa (leased line) yang online selama 24 jam non-stop). Semua komputer yang terhubung ke LAN institusi tersebut akan memiliki akses ke Internet melalui jalur yang sama. Tentunya diperlukan peralatan tambahan untuk jenis koneksi ini.
Agar semua komputer yang dapat dibuat berjaringan, maka tiap-tiap komputer harus dilengkapi dengan Ethernet Card. Sebagai alat untuk membentuk jaringan adalah Hub. Agar jaringan lokal (LAN – Local Area Network) kita dapat disambungkan dengan Internet, maka LAN kita harus dihubungkan ke salah satu ISP melalui Router dan Modem khusus. Dengan cara ini hanya diperlukan satu jalur komunikasi untuk melayani semua komputer yang ada di LAN kita. Saat LAN kita tersambung ke Internet, masing-masing komputer di LAN kita seolah-olah menjadi bagian dari Internet itu sendiri.

2.5  Apa Saja Aplikasi Yang Dapat Dijalankan di Internet ?
Bila kita mengumpamakan Internet sebagai suatu jalan raya, maka aplikasi yang digunakan di Internet dapat dibayangkan sebagai jenis-jenis kendaraan yang bisa melewati jalan raya tersebut (ada jenis mobil, truk, bis, sepeda, becak, dll). Masing-masing aplikasi memiliki kegunaannya masing-masing.
  1. Surat Elektronik (Electronic Mail / E-mail)
Surat elektronik memiliki fungsi yang sama dengan surat yang biasanya kita kirimkan. Hanya saja media penyampaiannya tidak lagi menggunakan alat transportasi mobil, kapal atau pesawat terbang, namun menggunakan jaringan Internet. Bila pada surat biasa diperlukan alamat tujuan agar pesan kita dapat sampai, maka di Internet pun suatu surat elektronik perlu memiliki suatu alamat yang disebut dengan alamat surat elektronik (E-mail Address). Bentuk alamat surat elektronik tersebut adalah :
userid@host.domain, anugraha@peter.petra.ac.id
Dimana :
anugraha          = userid (biasanya merupkan singkatan nama kita).
peter                = nama komputer/server (hostname) yang kita gunakan.
Petra.ac.id       = nama domain (domain name) dari UK. Petra
Nama Komputer / Server (Host Name). Host name adalah nama dari komputer / server dimana kita terdaftar. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa setiap komputer memiliki IP Address, maka host name ini merupakan komponen penyusun IP Address tersebut. Kita dapat menamai komputer / server kita sesuai dengan keinginan kita.
Pada contoh sebelumnya nama “peter” dipakai untuk menamai salah satu server di UK Petra. Sehingga bila kita terdaftar sebagai pengguna Internet di server peter, maka kita akan memiliki E-mail Address dengan format :
userid@peter.petra.ac.id
 Yang menunjukkan bahwa kita (userid) adalah pengguna internet yang terdaftar di server peter yang terletak di suatu institusi yang bernama Petra (suatu Institusi Pendidikan) yang berlokasi di negara Indonesia.
Nama Domain (Domain Name). nama domain di Internet selalu diakhiri dengan 2 huruf yang menunjukkan nama negara tempat pemilik E-mail Address berada. Nama domain “id” berarti “Indonesia”. Beberapa contoh nama domain negara-negara lain :
sg         : Singapura
my       : Malaysia
th         : Thailand
au        : Australia; dan lain-lain
Perkecualian adalah untuk negara Amerika Serikat (USA) dimana huruf akhir dari nama domain-nya berjumlah 3 huruf dan tidak mencerminkan nama negaranya namun menunjukkan jenis institusinya. Berikut daftar nama domain untuk negara Amerika Serikat :
edu      : pendidikan (education)
gov      : pemerintahan (government)
com     : bisnis/komersial (commercial)
mil       : militer (military)
net       : institusi yang berhubungan dengan jaringan komputer
  (networking)
org       : organisasi lain yang tidak tercakup dalam kategori-kategori diatas
Negara-negara lain selain Amerika, menempatkan pembagian kategori serupa di depan kode negaranya, seperti keterangan berikut :
ac         : pendidikan (academic)
go        : pemerintahan (government)
co        : bisnis (commercial)
net       : idem
or         : idem
Sesuai fungsinya, E-mail pada umumnya banyak digunakan sebagai sarana komunikasi yang murah meriah, namun sangat canggih karena selain pesan-pesan yang dapat kita sampaikan, kitapun dapat mengirimkan file-file berupa attachment (pada surat biasa disebut lampiran) berupa program, gambar, suara maupun animasi atau video melalui E-mail.
Pada surat elektronik juga terdapat fasilitas “Carbon Copy” (Cc) yang dalam surat biasa disebut dengan “Tembusan”, dan “Subject” yangd pada surat biasa disebut dengan “Perihal”. Pada dasarnya surat elektronik memiliki fungsi yang sama dengan surat biasa, sedangkan bagian-bagiannya pun memiliki kemiripan seperti telah dijelaskan diatas.
Untuk fungsi manajemennya disediakan beberapa mailbox (kotak surat) standard pada setiap software E-mail, yaitu Inbox (surat masuk), Outbox (surat siap dikirim), Sent Items (surat yang telah terkirim), dan Deleted Items (surat yang telah dihapus).

2.6  Jaringan Jagad Jembar – JJJ (World Wide Web – WWW)
WWW ini merupakan aplikasi internet kedua yang paling banyak digunakan orang, namun juga merupakan aplikasi internet yang paling disukai karena tampilannya yang multimedia. Informasi-informasi yang terkandung di server-server yang terhubung ke Internet pada umumnya dipresentasikan melalui media WWW dalam format HTML (Hypertext Markup Language).
Format HTML inilah yang memungkinkan penyajian informasi melalui WWW menjadi sangat menarik. Halaman depan suatu tampilan informasi biasanya dikenal dengan sebutan Serambi Depan (Homepage). Dari Serambi Depan ini kita akan menjumpai suatu tampilan informasi yang memiliki banyak link ke informasi lain yang lebih detil. Kita tidak perlu tahu dimana informasi-informasi tersebut berada, yang perlu kita lakukan hanyalah mengklik informasi yang kita inginkan dan informasi yang kita inginkan tersebut akan di tampilkan dilayar komputer kita. Konsep penyajian informasi dengan banyak link ini disebut dengan hypertext. Untuk melihat isi suatu homepage, kita memerlukan alat bantu yang disebut perawak (browser). Browser yang umum dipakai adalah Internet Explorer (dari Microsoft) atau Netscape Navigator (dari Netscape Communication).
Alamat Internet untuk WWW disebut dengan URL (Uniform Resource Locator atau Universal Resource Locator) dan memiliki format sebagai berikut :
protokol://www/domain/path/file.htm
http://www.petra.ac.id/english/petra/index.htmdimana:
http = jenis protokol yang digunakan (Hypertext Transfer Protocol)
petra.ac.id = nama domain UK Petra
english/petra/ = path atau bisa juga disebut direktori tempat suatu file tersimpan.
Index.htm = nama file yang menyimpan informasi yang ditampilkan pada umumnya berakhiran dengan .htm atau .html.
Protocol di sini selain http dapat pula berupa ftp (File Transfer Protocol), gopher, telnet dii yang akan dijelaskan kemudian. Pada umumnya URL dimiliki oleh suatu instansi, namun sebagai pribadi kita pun dapat memiliki URL tersendiri di Internet, yang biasanya disebut homepage pribadi (Personal Homepage) yang format umumnya adalah http//home.mitra.net.id/~anugraha dimana anugraha adalah userid yang dimiliki yang menunjukkan keanggotaan dari suatu ISP (dalam contoh ini yaitu MitraNet). Tanda “~” biasanya dibaca “tilde”.

2.7  Gopher
Gopher sendiri berarti tikus tanah, yang membangun sarangnya dibawah tanah berupa saluran-saluran yang saling terhubung satu sama lain membentuk jaringan terowongan bawah tanah. Karena sifat inilah maka nama Gopher dipakai. Gopher suatu kumpulan informasi di Internet yang disusun secara hirarkis (berbasis menu). Bila WWW adalah kumpulan informasi yang disusun berbasis hypertext maka di dalam Gopher juga dijumpai prinsip hypertext ini, namun semuanya dipresentasikan dalam bentuk menu. Bila kita mengklik suatu menu, kita akan dibawa ke suatu menu baru yang lebih detil. Demikian seterusnya sampai kita menemukan informasi (dokumen) yang kita inginkan.
Gopher saat ini dapat diakses dengan menggunakan aplikasi yang sama dengan WWW, yaitu menggunakan perawak (browser). Bahkan kita dapat saja berpindah dari suatu WWW ke Gopher tanpa kita sadari. Misalnya saat kita sedang membuka suatu homepage di Internet dan kita tertarik untuk mengklik suatu informasi yang tampil di layar. Tiba-tiba saja kita sudah dibawa ke suatu tampilan baru dalam bentuk menu yang ternyata adalah Gopher. Saat ini Gopher mulai banyak ditinggalkan orang karena tampilannya yang tidak menarik dan tidak mampu menampilkan informasi dalam bentuk multimedia seperti WWW. Hal ini bukan berarti Gopher sudah sama sekali tidak digunakan orang.

2.8  FTP (File Transfer Protocol)
FTP adalah aplikasi yang digunakan untuk memindahkan (transfer) file dari suatu komputer ke komputer yang terhubung ke Internet ke komputer lain yang juga terhubung ke internet. Bila kita biasanya mengkopy suatu file dari hard disk ke disket, maka konsep yang sama digunakan, bedanya hanya file dipindahkan antar komputer-komputer di Internet. Ada 2 macam FTP yang bisa kita lakukan.
Pertama adalah FTP biasa. Biasa di sini diartikan bahwa kita memiliki akses ke suatu server dimana kita terdaftar di sana. Misal server dari ISP dimana kita berlangganan. Di server ISP kita, setiap pelanggan memiliki tempat (space) yang disebut home directory. Kita hanya berhak masuk ke home directory milik kita sendiri dan tidak bisa masuk ke home directory orang lain. Untuk masuk ke home directory kita, diperlukan username (login) dan password yang pada umumnya sama dengan username (login) dan password yang kita gunakan untuk konek ke ISP kita.
Jenis FTP yang kedua adalah anonymous FTP yang berarti kita mengambil file-file dari suatu tempat umum (public). Tempat umum yang dimaksud di sini adalah suatu server yang memang menyediakan file-file untuk diambil oleh orang-orang lain melalui internet. File-file ini bisa berupa file permainan (game), lagu, video, bahkan laporan hasil penelitianpun ada
yang disediakan secara bebas. Untuk anonymous FTP kita cukup menggunakan login “anonymous” dan E-mail Address kita sebagai password. Kita akan langsung dibawa masuk ke dalam sistem dan kita harus masuk ke dalam directory “pub” (public).

2.9       Telnet (Remote Login)
Telnet adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk bekerja dari jarak jauh. Misalnya komputer kita sudah terhubung ke Internet dan kita tahu alamat (server) tujuan, maka dengan menjalankan telnet, kita akan masuk ke server tersebut dan menjalankan perintah-perintah di server tersebut seolah-olah kita sedang berada di lokasi yang sama dengan server tersebut. Pada umumnya selain untuk bekerja jarak jauh, telnet banyak dipakai untuk masuk ke katalog terpasang (online catalog) dari perpustakaan-perpustakaan di seluruh dunia yang sudah terhubung ke Internet. Dengan menggunakan katalog terpasang tersebut kita seolah-olah sedang berada di dalam perpustakaan yang bersangkutan, mampu menelusur koleksi yang dimiliki perpustakaan itu.
Pada perkembangannya fungsi katalog terpasang melalui telnet ini sudah banyak digantikan oleh katalog terpasang melalui WWW karena selain tampilan yang bagus juga sangat mudah penggunaannya karena kita tidak perlu mengetikan perintah (command) apapun seperti yang masih harus kita lakukan melalui telnet.


2.10   Implikasi di Bidang Pendidikan
Sejarah IT dan Internet tidak dapat dilepaskan dari bidang pendidikan. Internet di Amerika mulai tumbuh dari lingkungan akademis (NSFNET), seperti diceritakan dalam buku “Nerds 2.0.1”. Demikian pula Internet di Indonesia mulai tumbuh di lingkungan akademis (di UI dan ITB), meskipun cerita yang seru justru muncul di bidang bisnis. Mungkin perlu diperbanyak cerita tentang manfaat internet bagi bidang pendidikan.
Adanya Internet membuka sumber informasi yang tadinya sudah diakses. Akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. (Berapa banyak perpustakaan di Indonesia, dan bagaimana kualitasnya?) Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat. Mekanismenya akses perpustakaan dapat dilakukan dengan menggunakan program khusus (biasanya menggunakan standar Z39.50, seperti WAIS), aplikasi telnet (seperti pada aplikasi hytelnet) atau melalui web browser (Netscape dan Internet Explorer). Sudah banyak cerita tentang pertolongan Internet dalam penelitian, tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui internet. Tanpa adanya internet banyak tugas akhir dan thesis yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
Kerjasama antar pakar dan juga dengan mahasiswa yang letaknya berjauhan secara fisik dapat dilakukan dengan lebih mudah. Dahulu, seseorang harus berkelana atau berjalan jauh untuk menemui seorang pakar untuk mendiskusikan sebuah masalah. Saat ini hal ini dapat dilakukan dari rumah dengan mengirimkan email. Makalah dan penelitian dapat dilakukan dengan saling tukar menukar data melalui internet, via email, ataupun dengan menggunakan mekanisme file sharring. Bayangkan apabila seorang mahasiswa di Irian dapat berdiskusi masalah kedokteran dengan seorang pakar di Universitas terkemuka di pulau Jawa. Mahasiswa dimanapun di Indonesia dapat mengakses pakar atau dosen yang terbaik di Indonesia dan bahkan di dunia. Batasan geografis bukan menjadi masalah lagi.
Sharring information juga sangat dibutuhkan dalam bidang penelitian agar penelitian tidak berulang (reinvent the wheel). Hasil-hasil penelitian di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat digunakan bersama-sama sehingga mempercepat proses pengembangan ilmu dan teknologi.
Distance learning dan virtual university merupakan sebuah aplikasi baru bagi Internet. Bahkan tak kurang pakar ekonomi Peter Drucker mengatakan bahwa “Triggered by the Internet, continuing adult education may will become our greatest growth industry”. (Lihat artikel majalah Forbes 15 Mei 2000). Virtual university memiliki karakteristik yang scalable, yaitu dapat menyediakan pendidikan yang diakses oleh orang banyak. Jika pendidikan hanya dilakukan dalam kelas biasa, berapa jumlah orang yang dapat ikut serta dalam satu kelas? Jumlah peserta mungkin hanya dapat diisi 50 orang. Virtual university dapat diakses oleh siapa saja, dari mana saja.
Bagi Indonesia, manfaat-manfaat yang disebutkan di atas sudah dapat menjadi alasan yang kuat untuk menjadikan internet sebagai infrastruktur bidang pendidikan. Untuk merangkumkan manfaat Internet bagi bidang pendidikan di Indonesia :
  • Akses ke perpustakaan;
  • Akses ke pakar;
  • Menyediakan fasilitas kerjasama.
Inisiatif-inisiatif penggunaan IT dan internet di bidang pendidikan di Indonesia sudah mulai bermunculan. Salah satu inisiatif yang sekarang sedang giat kami lakukan adalah program “sekolah 2000”, dimana ditargetkan sejumlah sekolah (khususnya SMU dan SMK) terhubung ke Internet pada tahun 2000 ini. (Informasi mengenai program sekolah 2000 ini dapat diperoleh dari situs Sekolah 2000 di http://www.sekolah2000.or.id) Inisiatif seperti ini perlu mendapat dukungan dari kita semua. Ingat, ini masa depan anak cucu kita semua.
2.11   Permasalahan Internet Untuk Pendidikan
Penjabaran diatas tentunya membawa kita pada pertanyaan mengapa kita belum banyak menggunakan Internet untuk keperluan pendidikan di Indonesia. Ada beberapa alasan, dimana sebagian akan diungkapkan pada bagian-bagian dibawah ini.
Ø  Kurangnya Penguasaan Bahasa Inggris
Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).
Ø  Kurangnya Sumber Informasi Dalam Bahasa Indonesia
Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak. Contohnya : untuk Indonesia http://untukmu.indonesiaforum.org
Ø  Akses Internet Masih Mahal
Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah dimasa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.
Ø  Akses Internet Masih Susah Diperoleh
Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses internet.
Ø  Guru Belum Siap
Guru di Indonesia masih belum siap untuk menggunakan Internet sebagai bagian dari pengajarannya. Padahal guru merupakan salah satu pengguna yang dapat memanfaatkan Internet sebaik-baiknya. Salah satu contohnya adalah mencari soal-soal latihan untuk kelasnya. Jika setiap guru di Indonesia membuat dua (2) soal dan menyimpannya di Internet, maka akan ada ribuan bahkan bisa jutaan soal yang dapat digunakan untuk latihan di kelas.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

3.1  Kesimpulan
Dari makalah yang cukup singkat ini kami dapat menyimpulkan bahwa internet sangat berguna bagi siapa saja terutama bagi pelajar dan dunia pendidikan. Di Internet siapa saja dapat memperoleh informasi dengan cepat dan mudah tanpa membuang banyak waktu selain untuk mendapatkan informasi, internet juga sangat berguna untuk berkomunikasi antar sesama computer tanpa mengenal batasan ruang dan waktu. Contohnya bagi pelajar, internet menghilangkan batasan ruang dan waktu antara siswa dan pakar di dua tempat yang berbeda. Seorang siswa di makasar berkonsultasi dengan dosen di Bandung atau bahkan di luar negeri. Kolaborasi atau kerja sama antara pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan dapat terjadi dengan mudah, efisien dan lebih murah. Hal ini dapat membuktikan kalau TI dan Internet sangat berguna bagi dunia pendidikan dan bagi pelajar.

3.2  Saran
Di Negara kita, Republik Indonesia Internet belum begitu banyak orang-orang yang mengenal Internet dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, oleh karena itu kami memberikan supaya dunia TI dan Internet di Indonesia dapat lebih maju dan dikenal oleh seluruh masyarakat di Indonesia. TI dan Internet dapat berguna bagi siapa saja, tidak ada salahnya pemerintah dapat memperkenalkan internet kepada Warga Negara Indonesia yang belum mengerti apa itu Internet dan apa manfaatnya. Tetapi akhir-akhir ini kami sering mendengar, bahwa salah satu perusahaan komunikasi di Indonesia yaitu Telkom telah menjalankan suatu program untuk memperkenalkan internet kepada masyarakat desa dan sekolah-sekolah yang juga belum mengenal Internet. Kita harus bangga kepada pemerintah atau lembaga-lembaga yang berusaha memperkenalkan internet kepada masyarakat Indonesia.

0 Response to "Makalah Lengkap Tentang Internet"

Poskan Komentar