Sabtu, 13 Februari 2016

Media Yang Digunakan Dalam Pengembangan Kognitif Peserta Didik


Media adalah segala alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta mendorong anak untuk belajar. Beberapa contoh media yang biasa digunakan dalam pendidikan misalnya media proyeksi dan non proyeksi, media audio, film, pengajaran dengan memakai bantuan komputer (computer assisted instruction), multi media yang berdasarkan komputer dan hypermedia, internet, media komunikasi masa seperti radio dan televisi yang dipakai untuk pengarajan jarak jauh.

Media Yang Digunakan Dalam Pengembangan Kognitif Peserta Didik

Tujuan dan Fungsi Media Dalam Pengembangan Kognitif
Media instruksional berfungsi sebagai alat bantu mengajar melainkan juga mampu berfungsi  sebagai pembawa informasi atau pesan instruksional yang diperlukan anak.
Beberapa fungsi dan tujuan penerapan media dalam pengembangan kognitif anak adalah sebagai berikut :
1.      Merangsang anak melakukan kegiatan, pikiran, persaan, perhatian, dan minat.
2.      Bereksperiman.
3.      Menyelidiki atau meneliti.
4.      Alat bantu.
5.      Mencapai tujuan pendidikan yang maksimal.
6.      Alat peraga untuk memperjelas sesuatu (menghilangkan verbalisme).
7.      Mengembangkan imajinasi (kreatifitas).
8.      Melaksanakan tugas yang diberikan.
9.      Melatih kepekaan berpikir.
10.  Digunakan sebagai alat permainan.
11.  Keperluan anak dalam melakukan tugas yang diberikan guru, seperti kertas lipat atau menggunting, kertas HVS atau buku gambar untuk menggambar. 

Syarat-Syarat Media Dalam Pengembangan Kognitif
1.      Menarik / menyenangkan baik warna maupun bentuk.
2.      Tumpul (tidak tajam) bentuknya.
3.      Ukuran disesuaikan anak usia TK.
4.      Tidak membahayakan anak.
5.      Dapat dimanipulasi.

Macam-Macam Media Pengembangan Kognitif :
a.       Balok/kotak bangunan
Fungsinya : memperkenalkan kepada anak berbagai bentuk kotak bangunan yang bisa mereka lihat sehari-hari.
b.      Kotak merjan
Fungsinya : mengenal lima bentuk merjan dan warnanya, dan melatih konsep berkurang dan bertambah.
c.       Kotak-kotak huruf
Fungsinya : untuk menarik minat baca dan menyusun huruf dalam kata yang bermakna.
d.      Papan pengenal warna
e.       Papan planel
Fungsinya : memperkenalkan konsep bilangan, dan bercerita dengan papan planel.
f.       Papan Geometris
Fungsinya : Mengenalkan bentuk-bentuk geometris.
g.      Kotak pos
Fungsinya : membandingkan bentuk-bentuk geometris.
h.      Boneka
Fungsinya : alat peraga untuk bermain sandiwara yang berkaitan dengan perkembangan kognitif.
i.        Loto
Fungsinya : untuk mengembangkan imajinasi anak. 
j.        Domino benda yang sama atau kepingan gambar
Fungsinya : guru memperlihatkan gambar sambil bertanya “Siapa yang tahu ini gambar (pepaya dan satu)” anak menjawab “pepaya dan satu”.
k.      Gelas ukur
Fungsinya : untuk percobaan mencampur warna mengenalkan konsep bilangan.
l.        Ukuran panjang/pendek
Fungsinya : mengukur tinggi / lebar / panjang.
m.    Kotak kubus
Fungsinya : membentuk suatu benda dari kubus secara mendatar.
n.      Alat mengenal peraba
Fungsinya : mengenalkan permukaan kasar dan halus.
o.      Bak air
Fungsinya : melakukan berbagai percobaan tenggelam, terapung, melayang, menyerap dan lain-lain.
p.      Bak pasir
q.      Buku-buku (story reading)
Fungsinya : merangsang minat baca.
r.        Alat-alat yang ada di luar kelas
Seperti ayunan, jungkat-jungkit, peluncur, papan titian.