Penggunan Metode Bermain Peran Dalam Pembelajaran Kelas Rendah Sekolah Dasar


PENGGUNAAN METODE BERMAIN PERAN
DALAM PEMBELAJARAN MENGHARGAI KERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI KELAS IV
SEKOLAH DASAR

I.                   PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Guru dalam pembelajaran menghargai keragaman suku bangsa dan budaya tidak menggunakan metode bermain peran. Hal ini dilihat, guru lebih banyak menggunakan metode ceramah dalam menerangkan pembelajaran.

B.     Rumusan Masalah
Bagaimanakah penggunaan metode bermain peran dalam pembelajaran menghargai keragaman suku bangsa dan budaya di kelas IV Sekolah Dasar.

Penggunan Metode Bermain Peran Dalam Pembelajaran Kelas Rendah Sekolah Dasar

C.    Tujuan Penulisan
Untuk mendeskripsikan langkah-langkah penggunaan metode bermain peran dalam pembelajaran menghargai keragaman suku bangsa dan budaya di kelas IV Sekolah Dasar.

D.    Manfaat Penulisan
1.      Bagi Penulis
2.      Bagi Guru
II.               KAJIAN TEORI
A.    Pengertian Ilmu Pengetahuan Sosial
Mata pelajaran yang mengkaji tentang manusia dan dunianya, yaitu berupa seperangkat peristiwa, fakta, konsep dan generalisasi yang terjadi di lingkungan manusia.

B.     Pengertian Metode
Suatu cara yang dianggap efektif dalam menyampaikan mata pelajaran tertentu kepada siswa agar tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya dapat tercapai dengan efektif.

C.    Jenis-jenis Metode
Metode ceramah, metode tanya jawab, metode kerja kelompok, metode demonstrasi, metode eksperimen, metode pemberian tugas, metode karya wisata, metode bermain peran dan metode inquiry.

D.    Pengertian Metode Bermain Peran
Metode pembelajaran yang memerankan tingkah laku dalam hubungan sosial di mana peserta didik dapat memecahkan masalah-masalah sosial yang ada.

  
E.     Tujuan Metode Bermain Peran
1.      Siswa dapat melakukan peranan tertentu.
2.      Mengembangkan kemampuan berpikir siswa dalam memecahkan suatu permasalahan.
3.      Melatih siswa untuk bisa menghargai dan menerima pendapat orang lain.

F.     Langkah-langkah Penggunaan Metode Bermain Peran
1.      Persiapan
a.       Menentukan dan menceritakan situasi sosial yang akan didramatisasikan.
b.       Memilih para pelaku.
c.       Mempersiapkan pelaku untuk menentukan peranan masing-masing.
2.      Pelaksanaan
a.       Siswa melakukan bermain peran.
b.       Guru menghentikan bermain peran pada situasi sedang memuncak (tegang)
c.       Akhiri bermain peran dengan diskusi tentang jalan cerita, atau pemecahan selanjutnya. 
3.      Evaluasi / Tindak Lanjut
a.       Siswa diberi tugas untuk menilai atau memberi tanggapan terhadap pelaksanaan bermain peran.
b.       Siswa diberi kesempatan untuk membuat kesimpulan hasil bermain peran.

G.    Kelebihan dan Kelemahan Metode Bermain Peran
Kelebihan :
1.      Melatih siswa dalam bertindak dan bertanggung jawab terhadap peranan yang didapatnya.
2.      Melatih dalam berfikir secara kreatif.
3.      Suasana kelas menjadi lebih hidup.
4.      Siswa dapat berpartisipasi aktif dan dapat memperoleh pengalaman langsung dalam belajar.
Kelemahan :
1.      Metode bermain peran banyak memakan waktu.
2.      Dapat mengganggu kelas lain dalam belajar.
  
H.    Cara-cara Mengatasi Kelemahan-kelemahan Metode Bermain Peran
1.      Guru harus menerangkan kepada siswa untuk memperkenalkan metode bermain peran.
2.      Guru harus memilih masalah yang menarik minat siswa.
3.      Guru harus bisa menceritakan sambil mengatur adegan pertama.
4.      Bobot atau luasnya bahan pelajaran harus sesuai dengan waktu yang tersedia.
  
III.            PEMBAHASAN
A.    Keuntungan Penggunaan Metode bermain Peran dalam Pembelajaran Menghargai Keragaman Suku Bangsa dan Budaya Kelas IV SD.
1.      Memperjelas gambaran suatu peristiwa
2.      Melatih siswa bersosialisasi sesama teman.
3.      Melatih siswa berpikir dalam pemecahan masalah.
4.      Memusatkan perhatian siswa dalam pembelajaran.
5.      Melatih kemampuan berkomunikasi.

B.     Langkah-langkah Penggunaan Metode Bermain Peran dalam Pembelajaran Menghargai Keragaman Suku Bangsa dan Budaya Kelas IV SD
1.      Persiapan
a.       Menentukan topik permasalahan yang diwujudkan dalam bentuk cerita.
b.       Tujuan khusus pembelajaran yang hendak dicapai.
c.       Mengadakan pelatihan pemanasan.
d.       Memilih dan menentukan siswa.
e.       Mempersiapkan pelaku untuk menentukan peran masing-masing
f.        Mempersiapkan pengamat.

2.      Pelaksanaan
a.       Melaksanakan bermain peran
b.       Guru menghentikan bermain peran pada situasi klimaks.
c.       Diskusi kelas untuk memecahkan masalah / persoalan waktu bermain peran.

3.      Evaluasi
a.       Siswa memberikan keterangan baik secara tertulis maupun dalam kegiatan diskusi.
b.       Guru menilai efektivitas dan keberhasilan bermain peran.



0 Response to "Penggunan Metode Bermain Peran Dalam Pembelajaran Kelas Rendah Sekolah Dasar"

Poskan Komentar